Berkunjung Ke Tempat Wisata Pantai Menganti Bersama Team Klendangan

Sparklepush.com - Pantai Menganti menjadi salah satu tempat wisata favorit di Jawa Tengah yang tepatnya ada di Kabupaten Kebumen.

Tempat Wisata Pantai Menganti Kebumen. Foto Dokumentasi Sparklepush.com


Tempat wisata Pantai Menganti yang letaknya di belahan selatan pulau jawa ini ternyata memiliki morfologi yang berbeda dengan pantai-pantai jawa yang ada di belahan utara jawa ya Klepusher.

Bedanya, jika tempat-tempat wisata pantai di jawa bagian utara seperti Pantai Randusanga Brebes atau Pantai Alam Indah Tegal memiliki pantai yang landai dengan ombak-ombak yang tidak begitu besar dan tinggi, plus, terpaan angin yang tak sekwenceng pantai selatan, di kebumen bisa sejen (lain).

Secara geografis, Tempat wisata Pantai Menganti ini berhadapan dengan laut lepas yang biasanya dalam pelajaran geografi disebut dengan samudera.

Nah mukanya tempat wisata Pantai Menganti ini ya Samudera Hindia yang dihimpit oleh dua benua yaitu Asia dan Australia.

Rute
Berangkat dari Tegal (7/10/2022), tepatnya di daerah Dampyak. Team Klendangan bertolak mulia sekitar 22:00 menuju ke Pantai Menganti, Kab. Kebumen yang lagi viral itu lantaran dikenal juga sebagai New Zealand-nya Indonesia.

Team Klendangan Tempat Wisata Pantai Menganti Kebumen. Dokumentasi Sparklepush.com

Suasana Breafing dan Pembekalan Mental sebelum bertolak ke Tempat Wisata Pantai Menganti. Dokumentasi Sparklepush.com


Team Klendangan kala itu mengambil rute mblusuk-mblusuk dengan 8 sepeda motor dan 1 unit mobil melewati jalur-jalur alternative menuju tempat wisata yang katanya unik dan menarik.

Rute yang dilewati selanjutnya adalah melalui jalur 2 kota tegal yang mana jalur 2 ini adalah jalur Adiwerna ke Gumayun Kab. Tegal dan kemudian menuju ke barat. Bukan untuk mengambil kitab suci yah, tapi untuk mampir ke pos pertama di rumah salah satu Team Klendangan yang berada di desa Randusari yang masih ngikut ke Kabupaten Tegal.

Selesai pemantapan di Pos pertama ini, Team Klendangan Pantai Menganti kemudian langsung bertolak lagi menuju pos berikutnya yaitu di Purwokerto. 

Team melewati jalur desa hingga tembus ke pasar Margasir, Kab. Tegal hingga kemudian perjalanan berlanjut ke Purwokerto dengan kecepatan yang bisa dibilang tidak begitu banter (kencang/cepat) dalam berkendara. 

Hal ini dilakukan supaya team tetap kompak di jalan selama perjalanan dan tidak saling salip menyalip untuk mencegah atau meminimalisir resiko bila mana ada salah satu anggota team yang tertinggal jauh dan nggak tahu rute.

Memang, dari margasari menuju tempat wisata Pantai Menganti via purwokerto tidak begitu sulit dan Team hanya melewati jalur utama Tegal-Purwokerto. Namun nggak ada salahnya menjaga kekompakan dan integritas team, ini yang paling diutamakan.

Untungnya, selama riding dari jalur ini (menuju Tempat Wisata Pantai Menganti) team tidak menemui kendala berat apapun meskipun pada saat itu kami diguyur hujan mulai dari SPBU Kalisalak, Kab. Brebes. Tempat peristirahatan pertama Team.

Meskipun diguyur hujan yang cukup deras, Team tetap melanjutkan perjalanan dan sangat antusias serta begitu menikmati perjalanan. 

Dari SPBU ini, kami terus diguyur hujan hingga tiba di Purwokerto. Wah, salut deh sama Team Klendangan yang begitu bersemangat dan sangat kompak hingga sampai di Purwokerto bisa datang bersamaan, seperti waktu pertama pemberangkatan yaitu tidak ada satu pun yang tertinggal jauh.

Kota Purwokerto mungkin hampir Bogornya Jawa Tengah, Hampir ya...! 

Karena kebetulan pas team sampai di tempat peristirahatan atau transit pertama dan satu-satunya di edisi klendangan kali ini, disambut dengan hujan. Waw.!

Team Klendangan sampai di Kota Purwokerto sudah melewati tengah malam dan jam pada waktu itu menunjukkan sekitar jam 1an dini hari. 

Fufhhhh...! Perjalanan yang cukup jauh. Anggota team yang senantiasa di guyur hujan pun bergegas melucuti jas hujan mereka dan meletakkan apparelnya untuk segera di jemur. Berharap dipagi harinya sudah kering dan bisa dipakai lagi untuk melanjutkan perjalanan menuju tempat wisata Pantai Menganti.

Beberapa anggota team ada yang langsung rebahan. Ada juga dari mereka yang masih sibuk membuka ponsel mereka yang pintar-pintar. ๐Ÿ˜

Ada juga dari mereka yang membuat kopi untuk pengantar tidur.

Hari pun mulai dini. All team sudah pada terlelap dan merehatkan badan mereka agar sesempainya di tempat wisata tidak dilanda kelelahan yang bisa mengganggu kebahagiaan di sana.

Keesokan Harinya team pun sudah terbangun dan memulai sesi pagi dengan ngopi sebelum bersarapan. 

Suasana Makan Team Klendangan Menganti 8-9 Oktober 2022. Foto Dokumentasi Sparklepush.com

Usai menikmati Sarapan dan coffee break, Team Klendangan pun kembali bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan. 

Rute perjalanan menuju tempat wisata Pantai Menganti Kebumen berikutnya yaitu bertolak dari Jl. DI Panjaitan langsung via Sokaraja - Sokawera - Kemranjen - Sumpiuh.

Bagi yang maniak sama Durian, di sepanjang jalan kamu akan melewati kebon durian yang mana di sepanjang pinggir jalan banyak pula yang menjajakan durian dengan kualitas terbaik.

Kamu bisa mampir ke sini untuk dijadikan oleh-oleh atau dijadikan hidangan selama kamu berada di tempat wisata Pantai Menganti. 

Nah, sesampainya di Pasar Sumpiuh, perjalanan pun tinggal beberapa puluh kilometer lagi menuju lokasi liburan.

Perlu diwaspadai ya Klepusher, jalan menuju tempat wisata Pantai menganti ini sebenarnya tidak begitu rusak. Maksudnya infrastruktur jalan yang ada dari mulai Pintu Pantai Logending, jalannya relative laik ya. 

Hanya saja, berdasarkan pengalaman pertama Sparklepush dan Team Klendangan banyak sekali jalan tanjakan dan turunan serta tikungan-tikungan tajam. Ada Jalan yang sangat menikung, ada pula jalan yang sangat nanjak, begitu pula turunannya.

Perjalanan menuju Pantai Menganti dari Jl. DI Panjaitan Purwokerto tidak begitu lama sebenarnya, hanya sekitar 1,5 jam-an dengan laju rata-rata 60-80 KMPJ.

Sekitar pukul 11:30 an team pun sampai di gerbang masuk Pantai Menganti Kebumen. Harga tiket pada waktu itu masih Rp. 20.000 per kepala. 

Team Klendangan berfoto di Gerbang dan Loket Masuk Tempat Wisata Pantai Menganti. Foto Dokumentasi Sparklepush.com

Usai berfoto, team pun menuju lokasi Pantai Menganti. Lokasinya memang tidak begitu jauh dari loket ya gaes. Team masih harus menuruni bukit yang cukup terjal. Jadi bagi rider yang belum terbiasa harus hati-hati dan jangan sampai mengalami rem blong.

Untungnya, semua kendaraan yang dipakai oleh team sudah dalam kondisi yang prima. Bukan hanya itu, sebelum berangkat ke tempat wisata ini pun team sudah mengawali perjalanan jalan-jalannya dengan doa.

Alhamdulillah team sampai dengan selamat dan tidak ada salah satu anggota team klendangan yang tepar parah meskipun ada salah satu anggota team yang terkena masuk angin namun cukup dengan kerokan pun sembuh dan tidak mengurangi keceriaan dan kebahagiaan serta nikmat menyaksikan keindahan-keindahan Pantai Menganti.

Salah satu anggota Team Klendangan berusaha mengatasi Masuk Angin yang diderita oleh anggota lainnya, Kebersamaan yang indah bukan! Foto Dokumentasi Sparklepush.com

Pantai Menganti terbentang dari timur ke barat dengan luasan sebesar 43,75 hektar. Tempat wisata ini dikelola oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sengkuyung Makmur Karangduwur, bekerjasama dengan Perum Perhutani.

Dengan nggak heran jika tempat wisata ini memiliki fasilitas parkiran yang cukup luas yang membujur dari timur ke barat.

Lokasi Parkiran di Tempat Wisata Pantai Menganti area barat. Foto Dokumentasi Sparklepush.com

Selain memiliki parkiran yang luas, fasilitas lain yang ada di sini adalah adanya gazebo. Meskipun gazebonya terbilang cukup sederhana, namun fasilitas ini cukup untuk dijadikan tempat ngumpul bagi para rider dan boncenger atau mereka yang datang rombongan. 

Fasilitas lain seperti tempat bilas, toilet juga sudah tersedia di sini. Siapin aja uang receh untuk membayar toilet-tolet di sini. Tarifnya pun terbilang umum alias wajar. Cukup dengan Rp. 2000 saja.

Gazebo, tempat asyik buat ngumpulnya para pengunjung Pantai Menganti. Foto Dokumentasi Sparklepush.com

Bagi yang nggak suka nongkrong sambil nyawang para pengunjung lain dan menginginkan tempat yang lebih teduh. Klepusher juga bisa ngadem di warung-warung dekat parkiran mobil yang lokasinya nggak begitu jauh juga dari gazebo-gazebo tadi.

Warung di sepanjang depan parkiran kendaraan. Foto dokumentasi Sparklepush.com

Warung-warung di sini bukan warung tenda ya. Saat kami berkunjung ke tempat wisata pantai menganti pun tidak kami jumpai bilik-bilik "rapet" seperti yang ada di pantai-pantai lain. Dan semoga saja tidak ada sebab tempat-tempat seperti itu hanya akan memperburuk citra tempat wisata.


Posting Komentar

0 Komentar