Selamat datang Amber, Bela, Clover dan Atlas, 4 Kelinci Rex yang Siap Jadi Pioner Breeding. Foto dokumentasi Sparklepush.com
Setelah proses pembuatan kandang kelinci selesai, dimana saya mendapatkan pelajaran hidup dari hobi baru saat membuat kandang. Kini tiba saatnya saya isi kandang yang sudah jadi dengan bibit indukan kelinci.
Mencari indukan atau calon indukan kelinci di Brebes dan sekitarnya ternyata tidak terlalu sulit. Cukup mencarinya di Facebook dan menghubungi mereka baik via komen ataupun jalur pribadi (Japri).
Proses ini tidak memakan waktu yang lama, relatif singkat.
Namun karena saya terlalu pilah-pilih, jadi bikin agak lama, padahal, kandang juga sudah siap ditempati.
Sebenarnya, teman kerja saya yang sudah lama nggak komunikasi dan silaturahmi ternyata nongol juga di beranda pamerin kelinci-kelincinya di Facebook. Tapi, saat saya bersilaturahmi ke rumahnya, kelinci-kelinci yang siap untuk dijadikan indukan sudah ludes.
Akhirnya, "perburuan" calon indukan kelinci pun kandas. Tapi teman saya ini sangat baik. Dia mau ngasih tahu peternak kelinci lainnya yang recommended dan aku hubungi dia via messenger (dari FB).
Menikmati perjalanan ke Breeder Kelinci: Thoms Rabbit di Desa Kambangan Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal.
Desa Kambangan berada di Kecamatan Lebaksiu Kab. Tegal.
Tapi berhubung saya dari base camp-nya Sparklepush.com maka waktu tempuhnya berubah, jauh lebih lama hingga sekitar 20-30 menit bahkan bisa lebih.
Bisa lebih memang...!
Karena saya menikmati perjalanan menuju Thoms Rabbit.
Saya sempat terhenti sejenak karena satu hal, ketemu kebun melati.
Seakan tak ingin kehilangan moment ini. Jadi saya keluarkan kamera Sony A6400 saya untuk mengabadikannya.
Foto 1. Seorang wanita memetik melati di kebun, Kambangan, Lebaksiu, Kabupaten Tegal. Foto dokumentasi Sparklepush.com
Bukan hanya memotret, merekam video aktivitas orang-orang yang sedang memetik melati pun saya lakukan juga.
Mungkin apa yang saya lakukan adalah hal konyol di mata orang lain. Namun bagi saya, mendokumentasikan ini bukan perkara sekedar merekam moment tapi bisa jadi ini adalah video terakhir dari lahan tersebut ketika perubahan fungsi lahan dilakukan demi kepentingan lain yang dinilai lebih relevan.
Miris memang, tapi saya sebagai rakyat jelata bisa apa?
Berikut ini saya kasih video rekaman saat saya merekam moment orang-orang yang sedang memetik bunga melati.
Menemui Breeder Kelinci senior, pemilik Thoms Rabbit Petshop. Bertemu dengan calon-calon indukan yang akan diadopsi.
Setelah menyudahi relaksasi di sekitar kebun melati di Desa. Kambangan, Perjalanan menuju Breeder pun semakin dekat.
Jika diukur jaraknya di Google Map maka didapati hanya sekitar 900 meter saja dari Kebun Melati, tempat saya releksasi.
Sementara ceritanya sampai sini dulu ya, saya mau ngopi dan udad-udud dulu....!!!
0 Komentar
Silahkan berkomentar dengan bahasa yang komunikatif, sopan, berbobot, dan tentunya yang relevan.
Jika kedapetan mengandung unsur p#rn#, ujaran kebencian, Sara, politik, link aktif, hoax maka akan dihapus.
✌❤😁
🙏Terimakasih🙏