Burung Kokok Beluk: Suara Malam yang Sering Disalahpahami

Burung Kokok Beluk: Suara Malam yang Sering Disalahpahami
Ilustrasi Suara Malam yang Sering Disalahpahami. Foto dokumentasi Sparklepush.com

Suara itu datang saat malam sudah benar-benar tenang. Bukan dari kejauhan, bukan pula dari keramaian. Hanya satu bunyi panjang, berat, dan berulang—cukup untuk membuat orang berhenti bicara. Di kampung, suara itu sering disebut kokok beluk.

Banyak orang langsung merinding saat mendengarnya. Ada yang menutup pintu lebih rapat, ada yang spontan beristigfar, ada pula yang memilih diam sambil mendengarkan. Padahal, suara yang terdengar menyeramkan itu berasal dari seekor burung yang hidupnya justru sangat menjaga jarak dari manusia.

Apa Itu Burung Kokok Beluk?

Burung kokok beluk adalah sebutan lokal untuk jenis burung hantu besar yang aktif di malam hari. Di beberapa daerah, ia juga dikenal sebagai beluk. Tubuhnya cukup besar, dengan mata tajam yang beradaptasi dengan gelap. Suaranya berat, panjang, dan bergema—berbeda dari burung malam lain yang lebih pendek atau nyaring.

Karena jarang terlihat dan lebih sering terdengar, burung ini kerap diselimuti cerita yang tidak-tidak.

Kenapa Suaranya Dianggap Menakutkan?

Ada beberapa alasan kenapa kokok beluk sering disalahpahami:
  1. Suaranya muncul saat malam sunyi
  2. Nadanya dalam dan panjang
  3. Tidak sering terdengar, sehingga terasa asing
Dalam budaya kampung, sesuatu yang jarang muncul dan tidak dipahami sering kali diberi makna berlebihan. Kokok beluk pun akhirnya dikaitkan dengan pertanda, padahal ia hanya sedang berkomunikasi dengan sesamanya.

Pengalaman Mendengar Kokok Beluk

Aku pertama kali benar-benar menyadari suara ini saat listrik padam di kampung. Malam jadi lebih gelap dari biasanya. Tidak ada televisi, tidak ada suara mesin. Saat itulah kokok beluk terdengar jelas dari arah pepohonan.

Tidak ada apa-apa yang terjadi setelahnya. Tidak ada kejadian aneh. Hanya malam yang kembali sunyi setelah suara itu menghilang.

Sejak saat itu, rasa takut berubah menjadi rasa ingin tahu.

Peran Burung Kokok Beluk di Alam

Terlepas dari kesan mistisnya, burung ini punya peran penting:
  1. Mengendalikan populasi tikus dan hewan kecil
  2. Menjadi penanda ekosistem yang masih seimbang
  3. Jarang mengganggu manusia secara langsung
Burung kokok beluk tidak datang membawa pesan apa pun. Ia hanya menjalani perannya di malam hari.

Belajar Berdamai dengan Suara Malam

Tidak semua suara malam harus ditakuti. Ada yang cukup didengarkan lalu dilepas. Kokok beluk mengajarkan kita untuk tidak buru-buru memberi makna pada hal yang belum kita pahami.

Kadang, ketakutan muncul bukan karena bahaya, tapi karena jarak pengetahuan.

Penutup: Malam yang Tetap Malam

Burung kokok beluk akan tetap bersuara, entah kita takut atau tidak. Malam akan tetap malam, dengan segala bunyinya.

Mungkin yang perlu kita lakukan bukan menutup telinga, tapi membuka sedikit ruang untuk memahami.

Karena di balik suara yang dianggap menyeramkan, sering kali hanya ada makhluk lain yang sedang hidup—seperti kita, dengan caranya sendiri.

Posting Komentar

0 Komentar