 |
| Maja Neck Strap Camera by Kee Indonesia. Foto dokumentasi Sparklepush.com |
Saya pernah mengalami situasi yang nggak menguntungkan dengan nilai kerugian imateril yaitu kehilangan moment saat saya harus sat-set tapi waktunya terbuang sia-sia hanya karena ribet nyantolin neck strap bawaan Sony A6400.
Kecrek-lah mulut saya sebagai reaksi kekecewaan atas moment yang datang dan lewat begitu saja tanpa dokumentasi sama sekali.
Iya, pake tali strap bawaan memang bagus, karena ada brand-nya buat nunjukin "Ini lho, saya pengguna Sony" (walaupun sebenarnya bukan itu tujuan saya pakai tali strap kamera bawaan).
Ya, penggunaan tali strap, dalam hal ini neck strap dapat membantu Fotografer tetap bersama "senjata"nya tanpa harus menggenggamnya di tangan all the time.
Selain itu, saya memang nggak punya Neck Strap lain selain ini (bawaan kamera sony A6400). Jadi, Like it or not aku pakai yang bawaan walaupun kadang ngerasa "Nggak perlu nonjolin merk, yang penting bawa kamera buat dokumentasiin moment". Bahkan kadang ngerasa nggak nyaman juga jika sampe dikira fotografer profesional karena pada kenyataannya bukan. Saya hanya suka foto-foto dan enggan dibilang fotografer amatir atau pun fotografer profesional.
Singkat cerita, akhirnya saya membeli Kee Neck Strap yang lebih simple saat diaplikasikan ke kamera dan praktis pula saat harus di pakai atau tidak dipakai.
 |
| Box Kee Maja Neck Strap. Foto dokumentasi Sparklepush.com |
Berikut beberapa point yang bisa saya sampaikan ke Klepusher dari pengalaman saya pakai
Neck Strap buatan Kee Indonesia.
1. Kee Maja Neck Strap terbuat dari bahan berkualitas
Sebelum saya beli
Neck Strap Kamera dari Kee, sebenarnya saya sudah pernah membeli produk Kee Indonesia lainnya,
Tas Kamera
Ini adalah kali kedua saya membeli produk Kee Indonesia yaitu produk Neck Strap Kamera yang sebenarnya sudah lama sekali tertunda.
Namanya Unik, "Maja", Sebuah Neck Strap Kamera (Mirrorless/DSLR) berkualitas namun dibandrol dengan harga yang ramah di dompet saya.
Neck Strap produknya Kee Indonesia ini terbuat dari Nylon berkualitas yang dianyam.
Sayangnya tidak ada pilihan lain selain warna hitam. Meskipun cuma tersedia 1 warna untuk Maja Neck Strap, masih ada pilihan varian lain dengan pilihan warna yang mungkin sesuai dengan selera klepusher.
Bahkan selain punya warna yang lebih bervariasi Kee Indonesia menawarkan accesories strap kamera yang lebih ekonomis daripada Maja Neck Strap yang sudah saya beli namun dengan mekanisme pengait yang berbeda.
 |
| Aneka strap kamera yang ada di official website Kee Indonesia. Foto tangkap layar keeindonesia.com |
2. Kee Neck Strap ribet sekali, praktisnya berkali-kali
Ya ribet sekali tapi praktisnya berkali-kali. Begini penjelasan saya:
Jadi waktu itu saya bermaksud menghilangkan "anting" yang cukup mengganggu dan tali strap-nya ingin saya tambatkan langsung ke lubang anting si Sony Alpha A6400.
Dengan lubang yang lebih sempit, saya coba masukin ke lubang anting Sony A6400 tapi nggak berhasil.
Akhirnya saya nyerah dan antingnya saya pasang lagi dan tali strapnya ditambatkan langsung ke antingnya.
 |
| Pemasangan Anchor Neck Strap Maja di Sony A6400. Foto dokumentasi Sparklepush.com |
By the way,
Neck Strap Kee ini terdiri dari dua bagian ya Klepusher. Bagian yang pertama adalah tali strap yang ada
Anchor-nya (tali pengait yang jadi tambatan kalung ke kamera) dan bagian kedua adalah kalungnya.
Dengan mekanisme anchor seperti ini, saya bisa melepas kalungnya kapan pun dan cara nglepasinnya pun lebih gampang dan lebih cepat dibanding dengan melepas neck strap bawaan kamera Sony A6400.
3. Low price, Low Profile but Quality
Sebenarnya ada tali strap lain selain merk Kee Indonesia dan harganya sangat bervariasi di ecommerce
Namun diantara sekian merek yang ada di sana hanya ada 1 yang logis menurut efisien saya, murah dan berkualitas.
Makanya saya bilang kalo Neck Strap by Kee Indonesia Low Price, Low Profile but Quality, titik.
Di aplikasi ijo, Maja Neck Strap Camera by Kee Indonesia cuma Rp. 139.000
Untungnya ada diskon ini-itu dan akhirnya jatuh di harga Rp. 111.291
Jadi aku langsung Check Out nih tanpa perlu ditumpuk dulu dikeranjang (kebiasaan bapak-bapak).
Low Profile yang saya maksud adalah:
Kee Indonesia tidak menonjolkan mereknya dengan tulisan besar seperti Neck Strap bawaan sony A6400.
Meskipun saat saya memakainya kelihatan jadi neck strap yang misterius, namun Kee Indonesia tetap menyematkan mereknya di bagian ini
 |
| Tulisan Kee pada Neck Strap Camera Kee. Foto dokumentasi Sparklepush.com |
Membahas soal kualitas, siapa sih yang nggak yakin sama Brand Kee Indonesia?
Itulah kenapa saya kembali membeli produknya.
Kesimpulan
Jujurly, apa yang saya tulis ini bukanlah orderan dari pihak Kee Indonesia atau pihak lain yang berkepentingan dengan produk semacamnya.
Apa yang saya sampaikan adalah pengalaman pribadi, pembelian pribadi dan pemakaian pribadi.
Oleh sebab itu saya dengan berani menyimpilkan atas pengalaman yang saya alami bahwa:
1. Nggak perlu ragu membeli barang-barang dari brand lokal, kalaupun ada brand lokal yang belum memberikan kualitas yang baik, berilah kritik dan saran yang membangun demi perbaikan produknya.
2. Neck strap Maja by Kee Indonesia memahami kebutuhan pengguna kamera dengan menawarkan produk yang memudahkan. Praktis, simple, harga yang kompetitif namun tetap modis tanpa menomor duakan kualitas.
Nah itulah review singkat dari saya tentang Neck Strap Maja by Kee Indonesia.
Tetap jaga kualitas ya Kee...
Dan bagi Klepusher yang pernah pakai starp kamera ini, sharing di kolom kementar ya. ๐๐
0 Komentar
Silahkan berkomentar dengan bahasa yang komunikatif, sopan, berbobot, dan tentunya yang relevan.
Jika kedapetan mengandung unsur p#rn#, ujaran kebencian, Sara, politik, link aktif, hoax maka akan dihapus.
✌❤๐
๐Terimakasih๐