Investasi Pasar Modal, Pelajari Tips Suksesnya

Ingin jadi investor pemula yang sukses? Yuk, simak dan pelajari beberapa tips berikut supaya lebih berhasil dalam melakukan investasi pasar modal!

Tips Sukses Pelajari Investasi Pasar Modal.
Foto Unsplash.

Investasi
tidak hanya menawarkan keuntungan, tetapi juga disertai dengan risiko. Oleh karenanya, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan bahkan sebelum memulai investasi apa pun itu, termasuk investasi pasar modal.

Kali ini Sparklepush.com akan mengulik tentang pengertian apa itu pasar modal, apa yang yang perlu dipahami dalam investasi pasar modal, dan juga tips sukses untuk investor pemula yang ingin memulai investasi jenis ini.

Apa yang Dimaksud dengan Pasar Modal?

Pasar modal dapat diartikan sebagai tempat bertemunya perusahaan, pemerintah, dan masyarakat, di mana mereka semua memiliki tujuan mendapatkan dana segar dalam waktu yang tidak lama dan meraih keuntungan dari dana yang berkembang.

Di negara kita ini, hanya terdapat satu pasar modal yang memiliki markas pusat di Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI). Di pasar modal ini, para investor dapat memilih instrumen investasi apa pun yang diinginkan.
 

Apa Itu Investasi Pasar Modal?

Berdasarkan pengertian di atas, maka investasi pasar modal dapat didefinisikan sebagai kegiatan atau aktivitas penanaman modal pada saham (efek) yang tersedia di pasar modal. Tujuannya adalah untuk meraih keuntungan, baik jangka pendek maupun jangka lebih panjang.

Beberapa instrumen yang dapat dipilih untuk jenis investasi ini adalah obligasi (surat utang), saham, reksa dana, dan exchange traded fund (ETF).

Tips Sukses Berinvestasi

Tips-tips berikut ini lebih ditujukan bagi para investor pemula, tetapi tidak menutup kemungkinan dapat membantu para investor di level apa pun.
  1. Mulai sedini mungkin
    • Waktu merupakan faktor yang memiliki peranan penting dalam aktivitas investasi. Dimaksudkan sebagai aktivitas jangka panjang, tidak ada waktu yang bisa dibilang tepat untuk memulai kegiatan investasi.
    • Makin dini kamu memulai investasi, makin ringan dalam mempersiapkan kebutuhan dan mencapai tujuan di masa depan. Apabila melakukan investasi dari sekarang, makin sering dilakukan, seiring waktu berjalan, akan terakumulasi dan menghasilkan.
    • Yang penting adalah mulai terlebih dahulu dan juga tetapkan target.
  2. Ketahui tujuan investasi secara lebih spesifik
    • Pemahaman ini meliputi beberapa pertanyaan atau pertimbangan, antara lain:
      1. Apakah tujuan investasi untuk kebutuhan jangka pendek, jangka menengah, atau jangka panjang?
      2. Apa risk appetite (selera risiko) yang dipilih – risiko tinggi, sedang, atau relatif aman?
      3. Berapa jumlah dana yang dianggarkan untuk investasi rutin?
  3. Pelajari dan pahami instrumen investasi
    • Tips selanjutnya adalah memahami tempat berinvestasi. Usahakan memilih sektor investasi yang memang sudah benar-benar dipahami. Misalnya, ketahui produk yang ditawarkan perusahaan tertentu, sumber pemasukan perusahaan tersebut, dan bagaimana proses bisnis perusahaan tersebut.
    • Salah satu faktor penting lainnya saat memilih instrumen saham adalah penilaian, yang bisa diterapkan untuk mempertimbangkan:
      1. profitabilitas suatu perusahaan
      2. prospek tumbuhnya pendapatan
      3. kualitas manajemen
      4. kinerja industri
  4. Lakukan investasi secara bertahap, tetapi konsisten 
    • Misalnya, alokasikan pendapatan bulanan untuk investasi sekitar 10% sampai 30% atau yang dirasa nyaman tanpa mengganggu kebutuhan pokok hidup lainnya. Perlu diingat bahwa investasi tidak hanya mendatangkan keuntungan, tetapi juga risiko.
    • Lakukan secara bertahap sehingga berinvestasi menjadi salah satu kebiasaan yang menyenangkan. Seiring bertambahnya pengetahuan, kepercayaan diri, dan juga pendapatan, alokasi investasi dapat ditambah secara berkelanjutan.
  5. Diversifikasi investasi
    • Berinvestasi secara bertahap juga dapat memberikan kesempatan bagi investor untuk mengamati dan mempelajari pergerakan sama di banyak sektor lainnya.
    • Misalnya, melakukan diversifikasi investasi ataupun investasi tidak langsung – membeli reksa dana, alih-alih saham.
  6. Pantau pergerakan harga investasi 
    • Pengamatan harga investasi sangat penting, apa pun instrumen investasi yang dipilih. Dalam hal ini, pergerakan harga investasi saham sangatlah fluktuatif. Amati terus pergerakannya, karena ada masa harga saham akan naik, tidak selalu turun, meskipun di tengah kondisi ekonomi yang tidak bagus.
  7. Pilih investasi yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
    • Dikarenakan makin banyak yang berminat berkecimpung di dunia investasi, makin bermunculan pula lembaga keuangan atau sekuritas di negara kita ini. Calon investor diharuskan jeli dalam memilih partner untuk melakukan investasi.

Untuk sektor pasar modal, semua lembaga sekuritas ataupun keuangan wajib mengantongi izin resmi (terdaftar) dan di bawah pengawasan pemerintah, atau lebih tepatnya OJK. Laman resmi OJK memiliki daftar perusahaan efek resmi (legal) terbaru.

Di samping faktor legalitas, investor juga perlu memahami rekam jejak dan jajaran pimpinan serta pengalaman mereka dalam berkecimpung di pasar modal dalam negeri.

Semoga, beberapa penjelasan dan tips di atas dapat lebih membantu siapa pun, terutama investor pemula, untuk lebih percaya diri khususnya dalam menggeluti investasi pasar modal.


Referensi:
https://www.modalrakyat.id/blog/investasi-pasar-modal
https://www.most.co.id/tips-investasi/10-tips-investasi-bagi-pemula
https://finansial.bisnis.com/read/20220701/55/1550253/ini-6-cara-investasi-di-pasar-modal-bagi-pemula

Posting Komentar

0 Komentar