Tips Memulai Pelihara Kelinci Untuk Pemula

Tips Memulai Pelihara Kelinci Untuk Pemula
Tips Memulai Pelihara Kelinci Untuk Pemula - Beberapa waktu lalu, sparklepush pernah membahas tentang kelinci dengan topik kelinci, binatang peliharaan yang menggemaskan sekaligus sebagai binatang yang halal dimakan dagingnya.

Nah, bagi kamu yang tertarik memelihara kelinci, lanjutin saja baca postingan sparklepush kali ini yang topiknya adalah tips memulai pelihara kelinci untuk pemula.

Simak baik-baik yah. Dan, jangan dilewati walaupun satu langkah. Karena, jika kamu terburu-buru membacanya, dikhawatirkan terjadi kesalahan dalam memahami isi dari artikel kali ini yang berjudul Tips Memulai Pelihara Kelinci Untuk Pemula.

1. Tujuan
Tujuan itu hal yang paling mendasar dalam melakukan aktifitas ataupun kegiatan

Nah, disini nih.

Langkah awal yang akan menentukan langkah berikutnya.

Jadi, klepusher mesti pertimbangkan dan memutuskan apa yang jadi tujuan kamu pelihara kelinci.

Apa lagi jika kamu adalah seorang pemula.

Ini diperlukan supaya kamu lebih terarah dengan tujuan yang jelas. Sehingga target kamu tercapai.

Ada 2 tujuan yang umum dilakukan bagi para pemula.

Pertama: Hobi
Kedua: Bisnis

Nah meskipun sebenarnya dalam dunia hobi juga ada kalanya orang jadi sukses darinya tapi tak jarang pula orang yang hanya menjalankannya tanpa berdasarkan pertimbangan bisnis (untung rugi).

Jadi, mau untung ataupun buntung (rugi), pehobi tidak mempertimbangkan sejauh itu. yang ingin dicapai adalah kepuasan.

Begitulah kira-kira pendapat saya.

Tapi, jika ada pemahaman yang lain yang lebih benar dan lebih dipercaya, silahkan abaikan pendapat saya ini.

Mempertimbangkan untung-rugi, besaran modal dan resiko beban hingga solusi pemasaran, merupakan beberapa point yang perlu dipetimbangkn dalam memulai usaha.

2. Arah 
Sejalan dengan tujuan di atas. Arah adalah cara untuk mencapai tujuan.

Jadi, setelah klepusher sudah menentukan tujuan pelihara kelinci maka yang perlu dilakukan berikutnya adalah mencari cara untuk mencapai tujuan tersebut.

Kembali ke topik utama Tips Memelihara kelinci untuk Pemula.

Ada 4 hal yang perlu diperhatikan dalam Memelihara Kelinci untuk pemula. Dan beberapa hal tersebut dapat kamu simak di bawah ini.

1. Bibit unggul
Baik yang bertujuan sekedar hobi ataupun murni bisnis kelinci, keduanya tetap harus memilih bibit yang unggul.

Karena dengan memilih bibit yang unggul juga dapat berpengaruh pada tujuan yang kamu targetkan.

Contohnya, jika klepusher bertujuan hanya untuk hobi saja, toh suatu saat ketika ternyata binatang peliharaannya mudah sakit, suka stress, penyakitan dll, pasti akan mengorbankan beberapa hal untuk sekedar mempertahankan kelincinya. Dan ujung-ujungnya, klepusher akan merasa rugi.

Coba saja, jika ternyata bibit kelinci tidak memiliki kualitas yang unggul pasti akan tekor juga di biaya.

Itulah perlunya perencanaan yang matang. Sehingga, ketika kamu gagal, kamu masih bisa kokoh dalam pendirian.

Bibit unggul yang baik untuk kelinci biasanya secara umum disebutkan di bawah ini.
- Tidak cacat
- Warna bulu tidak pucat
- Memiliki bentuk tubuh yang panjang
- Punya track record yang bagus
- Keturunan yang bagus
Itulah beberapa kriteria bibit kelinci unggul yang perlu kamu perhatikan jika kamu berniat pelihara kelinci bagi seorang pemula.

Bagi seorang master, pasti lebih tahu.

Atau, sebelum kamu memulai, alangkah baiknya jika konsultasi ke master peternak/pehobi kelinci.

2. Manajemen kandang
Kandang merupakan rumah bagi kelinci. Tempat mereka makan, beranak, dan kegiatan lainnya.
Selain itu, kandang juga berfungsi sebagai pelindung kelinci dari binatang predator yang dapat membahayakan kelinci.

Sayang juga kan kalau sudah beli bibit unggul kelinci dengan harga yang mahal tapi hidupnya berakhir di anjing tetangga atau dimakan lenggarangan atau binatang pemangsa lainnya.

Nah, untuk itu, pemula seperti kamu perlu banget nih bikin kandang yang aman, juga nyaman.

Untuk urusan desaign kandang kelinci, kamu bisa berinovasi dengan ide kamu yang penting kandang kelinci tidak terlalu sempit.

Kandang kelinci yang sempit akan membatasi perkembangan kelinci. Selain itu, kelinci juga akan merasa tidak nyaman. Jika kelinci sudah merasa tidak nyaman dengan kandangnya maka bisa timbul sutress.

Lagi-lagi sayang juga kan jika kamu (pemula) sudah beli bibit unggul kelinci dengan harga mahal, eh malah stress.

Jika kelinci stress, banyak sekali penyakit yang akan timbul dan salah satu yang biasa dialami oleh para pehobi atau peternak kelinci adalah kembung.

3. Manajemen Pakan
Jika bibit unggul sudah terpenuhi, kandang juga sudah sesuai fungsi serta aman dan nyaman bagi bibit kelinci maka langkah berikutnya adalah sistem pakan.

Ya, tentu.

Pemberian pakan yang rutin dengan takaran gizi yang sesuai tentunya akan meningkatkan kualitas hasil.

Ini akan beda ceritanya jika kamu kasih makan kelinci-kelinci peliharaan kamu itu secara asal. Bisa-bisa, bibit unggul yang kamu beli mahal itu mengalami degradasi.

Degradasi, atau penurunan mutu tentunya tidak ingin dialami oleh semua peternak atau pehobi.

Nah, untuk itu, asupan makanan yang sesuai, sangat membantu tumbuh kembang mereka dan anakan yang nantinya akan menjadi penerus induknya.

Practice makes perfect, itulah ungkapan yang perlu kamu pegang dalam memelihara kelinci. Jadi, gak cuma baca, tapi langsung dipraktikan.

Karena terkadang ketika seseorang terlalu banyak membaca teori akan membuatnya bingung langkah apa yang harus dia tempuh.

Memulai pelihara kelinci untuk pemula memang memiliki rasa penasaran yang besar. Jika rasa penasaran itu dituruti bisa-bisa malah bukannya jadi pelihara kelinci, malah jadi kelinci percobaan.

Tulisan ini hanya memuat informasi tentang tips memulai pelihara kelinci untuk pemula secara umum dan hanya mengambil garis besarnya saja.

Apabila ada kekurangan dalam artikel Tips Memulai Pelihara Kelinci untuk Pemula ini maka kamu bisa melengkapi informasinya dengan berkontribusi di kolom komentar.

Semoga bermanfaat dan salam kuping panjang.

Image by unsplash-logoDiana Măceşanu